Langsung ke konten utama

Hobi Baru - Dari Foto 17 Agustus sampai Foto Cosplayer Mojokerto Animanga



Yah, sesuai judul diatas, ini adalah hobi baruku, fotografi. Sebenarnya kegiatanku foto-foto sebatas foto produk karena kebetulan aja usahaku sebuah percetakan undangan ABUD Creative Design (http://abudcreative.com), jadi perkenalanku dengan dunia foto ya karena fotoin undangan itu, dan itupun juga cuma pakai kamera HP. Makanya aku kalo beli HP selalu nyari yang kameranya bagus-bagus. Dan itu pasti mahal. Padahal ya kalo beli HP sekarang tuh, eh besoknya udah ada keluaran baru dan pastinya dengan spesifikasi yang lebih bagus dari HP yang baru aku beli. Kan pengin… :D
Nah dari seringnya aku gonta-ganti HP dengan kameranya yang bagus-bagus, aku kalo nongkrong ma temen-temen gitu jadi suka foto-foto selfie semacam mengarah ke alay gitu lah :D Terus ada kalanya aku bikin video untuk keperluan iklan undanganku. Darisini aku merasa ada kurangnya kalo bikin video dari HP. Udah tak coba dengan bantuan lighting (walo DIY lighting sih, hehe..) tapi hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya kepikiran buat beli kamera DSLR buat kerjaanku ini. Aku browsing lah di google, youtube dan cari tahu dari sumber manapun termasuk info dari temen-temen fotografer. Muncullah info mengenai kamera mirroless. Aku bandingin antara DSLR dan mirroless. Tentu aja bandinginnya itu yang mana yang sesuai sama kerjaanku yang cuman buat fotoin produk sama sesekali bikin iklan dalam bentuk video. Akhirnya aku jatuh hati sama kamera mirroless dari Canon EOS M50 walopun harganya cukup mahal sih. Waktu aku beli itu harga sepuluh jutaan lah. Aku belinya bulan Agustus 2019 di sebuah mall kota Surabaya. Bukan berarti di kotaku (Mojokerto) nggak ada yang jual kamera tipe itu, tapi emang karena pas aku lagi jalan ke Surabaya, pas pula ketemu sama mbak-mbak SPG yang cantik itu (aduuh ketahuan belangku ini). Ngintip ATM dulu lah, eh ternyata kok ada duit juga. Ya udah akhirnya aku beli deh itu Canon EOS M50.

Berikut ini Spesifikasi yang diberikan oleh website resmi Canon Indonesia (http://id.canon)

Mode AF
One-Shot AF, AI Servo AF, AI Focus AF
Pemilihan titik AF
Pemilihan Otomatis, pemilihan Manual
Titik Sistem AF
143 / 99 AF Points*
*Hingga 143 titik AF yang dapat ditampilkan apabila menggunakan lensa yang kompatibel.
Flash Built-in
YA
Jarak Fokus Terdekat (cm)
-
Kecepatan Pemotretan Bersinambungan (bidikan per detik) (Hingga)
10 / 7,4
Dimensi (Tidak Termasuk Bagian yang Menonjol) (mm) (Kira-kira)
116,3 x 88,1 x 58,7
Drive System
-
ISO Efektif
100 hingga 25600 (H: 52100)
Pixel Efektif (pixel)
24.1
Exposure Compensation (Kompensasi Pencahayaan)
Manual:±3 stop dalam peningkatan 1/3
AEB: ±2 stop dalam peningkatan 1/3-stop (dapat dikombinasikan dengan kompensasi pencahayaan manual)
Mode Flash
E-TTL II Autoflash, FE Lock, Manual pop-up, Retractable, Built-in
Nomor Panduan ISO 100 meter
5
Resolusi Gambar
6000 x 4000 (L)
3984 x 2656 (M)
2976 x 1984 (S1)
2400 x 1600 (S2)
6000 x 4000 (RAW)
Resolusi Monitor LCD (titik)
1040000
Fokus Manual
YA
Tipe Kartu Memori
Kompatibel dengan kartu SD, SDHC, SDXC, UHS-I
Mode Pengukuran
384-zone TTL Evaluative, Partial, Spot, Centre-weighted average
Format Movie (Film)
MP4
Daya Opsional
Daya AC (Kit Adaptor ACK-E12)
Koneksi Periferal
Micro USB, HDMI (Tipe D), Mic-in
Tipe Prosesor
DIGIC 8
Ukuran Sensor
APS-C
Mode Pemotretan
Program AE, Shutter-priority AE, Aperture-priority AE, Manual Exposure
Rentang Kecepatan Rana (Detik)
30 - 1/4000, BULB
Catu Daya Standar
Baterai Pack LP-E12
Format Gambar Tak-Gerak
JPEG, RAW, RAW + JPEG, C-RAW, C-RAW+JPEG
Cakupan Jendela Bidik (Kira-kira)
100
Tipe Jendela Bidik
OLED
Bobot (g) (Termasuk baterai dan kartu memori) (Kira-kira)
Hitam: Kira-kira 351g / 12,4oz
Putih: Kira-kira 354g / 12,5oz.
White Balance
Auto (Ambience priority), Auto (White priority), Preset (Daylight, Shade, Cloudy, Tungsten light, White fluorescent light, Flash), Custom, Tersedia pengaturan suhu warna (2500-10000 K), fitur White balance correction dan white balance bracketing.
*Memungkinkan transmisi informasi suhu warna flash
X-sync (detik)
1/200

Nyampe rumah aku inget pesan mbak SPG yang manis tadi, katanya suruh ngecharge dulu baterainya  sampai lampu indikatornya berubah warna jadi ijo. Terus aku juga inget suruh makan yang banyak biar nggak makin kurus. Kalo yang ini bukan kata mbak SPG, ini sih kata Kanjeng Mami, haha… Setelah charge baterai penuh langsung otak-atik tuh kamera. Cobain jepret-jepret, ada bunga dijepret, ada cangkir kopi dijepret, sandal, kursi, dll. Keliatan banget kalo baru pegang kamera :D Nah malemnya tuh ada rapat RT buat bahas acara kegiatan Agustusan gitu. Salah satu kegiatannya ya lomba anak-anak seperti biasa. Dari info itu muncul kesempatan buat cobain foto-foto lomba. Sampai seminggu kegiatan lomba berlangsung, udah dua kali backup SD Card. Aku pilihin tuh foto-foto yang bagus menurutku. Berhubung masih pemula banget, jadi banyak yang hasilnya jelek. Cuman dikit aja yang hasilnya bagus. Yang kurang bagus aku olah di Adobe Photoshop sama Lightroom. Harusnya sih foto yang bagus itu tanpa editan lagi, kecuali foto fantasi yang emang butuh diedit. Ini cuman menurutku lho ya.









Nggak lama setelah kegiatan Agustusan itu, temenku ngajakin aku ke Sunrise Mall buat bantu dokumentasi acara cosplay gitu dari komunitasnya Mojokerto Animanga. Wah kesempatan menarik nih, ya udah aku iyain aja ajakannya itu. Nyampai sana sempet grogi juga dengan suasana yang ramai itu. Cosplayernya cantik-cantik pula :p Jepret-jepret dari jam 11 siang sampai gak terasa jam 6 sore. Oh iya, sempet kontak temenku juga yang kameranya baru. Jadi asik deh bisa tuker-tukeran hasil foto. Sambil nongkrong ngopi ngomongin hasil foto-foto tadi. Sumpah dah seneng banget aku liat hasil fotonya. Yah mungkin sebenernya sih gak ada apa-apanya, tapi kalo buatku yang awam dan masih pemula banget ini, hasilnya cukup menarik lah. Lensa yang dipake juga masih lensa kit. Gak sabar deh pokoknya hari itu buat pindahin foto dari kamera ke laptop, lanjut pilih-pilih mana yang bagus, edit-edit yang perlu diedit. Sampai lupa aku kalo masih ada kerjaan yang belum selesai. Ya udah deh akhirnya aku simpan dulu tuh foto, lanjut kerja aja dulu.

















Hahaha... jangan diketawain ya hasil jepretanku. Kan udah dibilangin masih amatiran :D

Sebenarnya habis acara cosplay itu ada ajakan buat foto lagi. Dan ini lebih menantang karena yang difoto model beneran dan lokasinya indoor terus barengan sama fotografer yang sudah expert. Kan seru tuh bisa sambil belajar sama mereka. Tapi lain waktu aja aku ceritain gimananya ya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGGAMBAR DENGAN PAINT TOOLS: Color Picker

        Setiap aplikasi pengolah image pasti memiliki fasilitas Paint Tools. Seperti halnya pada GIMP dengan fasilitas Paint Tools yang memiliki banyak manfaat untuk mengolah dan memberi nuansa pada image yang anda buat. Gbr 1. Yang termasuk dalam Paint Tools           Color Picker digunakan untuk memilih warna pada image dan juga untuk mengisi daerah yang memiliki kemiripan warna pada tempat anda menekan mouse. Pada contoh dibawah ini saya ingin menghilangkan background pada image dengan Color Picker (O) dan Paintbrush (B).     Gbr 2. Gambar awal (Avril Lavigne)          Aktifkan tombol Color Picker dan pilih warna biru pada gambar (Gbr 2). Perhatikan bahwa pada Tool Foreground and Background yang semula berwarna default (hitam putih) sekarang menjadi biru sesuai dengan warna yang anda pilih.    Gbr 3. Foreground and Background Color         Sekarang aktifkan Paintbrush Tools (B). sapukan pada gambar gedung sebagai latar. Apa yang terjadi, warna biru menggantikan gambar

Membuat Kartu Nama dengan CorelDraw X7

Didalam dunia bisnis atau dunia kerja, Kartunama merupakan sarana paling tepat, efektif dan efisien untuk merangkai dan memuat berbagai informasi tentang bisnis atau usaha di dalam satu lembar kertas kecil dengan ketebalan berkisar antara 190gr – 260gr dan umumnya di Indonesia standard ukuran Kartunama yakni 54mm x 89mm. Sebagai tanda pengenal/ profil diri maupun perusahaan, hal-hal yang tercantum dalam Kartunama minimal memberikan sedikit informasi awal berupa nama usaha dan logo, nama person, alamat, telepon, e-mail, website dan produk/ layanan. Desain Kartunama harus sesuai dengan karakter yang diwakili, dalam hal ini perorangan maupun perusahaan sehingga bisa meningkatkan image profesionalnya. Untuk itu, Kartunama harus menunjukkan siapa pemiliknya dan memberikan informasi mengenai segala hal yang bisa dilakukan oleh pemilik dan juga layanan yang bisa diberikan di masa mendatang. Kita akan membuat kartu nama seperti contoh diatas. Berikut ini langkah-langkah pembua

Ini Dia Bedanya Undangan Blanko dan Custom Design

Bedanya Undangan Blanko & Custom  --- Banyak sekali yang masih bingung mengenai apa itu undangan blanko dan undangan custom. Secara singkat, undangan blanko itu undangan yang sudah siap template atau kertasnya dan kita tinggal print atau sablon isinya. Sedangkan undangan custom itu undangan yang kita mulai membuatnya dari awal. Mulai dari bikin konsep, desain, cetak, sampai finishing. Jadi undangan custom lebih diuntungkan karena kita bisa menerapkan keinginan kita. Beda dengan blanko yang sudah disediakan templatenya. Kita nggak bisa untuk merubah desainnya walaupun hanya sekedar merubah warna misalnya. Oke, itu dari segi cetak atau proses. Bagaimana dari segi harga? Tentu saja sangat berbeda. Undangan custom jauh lebih mahal dibandingkan dengan undangan blanko. Namanya juga sesuai permintaan kita, jadi sudah jelas yang namanya custom atau sesuai pesanan itu pasti lebih mahal dibandingkan dengan produk jadi. Dan biasanya undangan custom itu harganya ditentukan dari jumlah cet