Langsung ke konten utama

Liburan Ke Pantai Kutang

Foto by Andre Lao : (dari kiri ke kanan ; Andre Lao - Andre Setyawan - Nungki)

Pertama, post kali ini telat banget. Kenapa? Karena harusnya selesai liburan waktu itu langsung aku post. Tapi berhubung dengan segala macam kesibukanku, akhirnya baru hari ini bisa post.

Pantai Kutang?
Kok gitu sih namanya?
Beneran ada? Jangan-jangan hoax tuh? Lu nipu gua yah?
Emang dimana tempatnya?

Oke, aku coba jawab satu persatu ya. Ini pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh temen2 baik di IG, FB, ato di lingkungan sekitar.

Berawal dari kejenuhan atas rutinitas sehari-hari. Temenku si Awan (Andre Setyawan ; namanya aku singkat jadi Awan aja yah, lhah biar gak bingung aja, sama-sama Andre namanya) ngajakin liburan tipis-tipis ke Pantai Kutang Lamongan. Dia sendiri belum pernah datang ke tempat tersebut. Tapi banyak yang bilang pantainya lumayan lah, namanya juga liburan tipis-tipis. Aku sih ngikut aja lah, jujur aku jarang piknik, sibuk banget tiap hari ngurusin kerjaan. Lagipula kan judulnya "Liburan Tipis-tipis". Apalagi si Awan ngomong dengan mantabnya soal rencana liburan esok harinya itu. Oh ya, waktu itu emang kepikirannya dadakan sih. Sabtu malam aku main ke rumahnya (ketahuan banget JONES, malming ke rumah cowok), dan esoknya hari Minggu rencana berangkat.

Si Awan ngomong, kita berangkat ke Pantai Kutang pagi-pagi aja habis Subuh. Biar nanti nyampai pantai nggak terlalu panas. Trus siangnya otw pulang biar sore udah nyantai di rumah, mempersiapkan energi buat aktifitas lagi hari Senin esoknya. Ya udah oke lah, lagipula dari Mojokerto - Lamongan kan deket. Waktu itu pikirku seperti itu. Trus aku ngajak temen-temen yang lain buat ikutan. Ya masa mau pergi mantai berdua aja, keliatan banget JONESnya. Duuh ngeriii...!
Tapi kebetulan aja temen-temenku pada gak bisa ikutan, yang ngikut cuman seorang, namanya Nungki.

Si Nungki ini kulitnya putih, hidung mancung, dagu lancip, berambut panjang. Tapi jangan berpikir dia ini cewek lhoh ya :D

Foto by Andre Lao --- Si Nungki

Foto by Andre Lao --- Si Awan

Akhirnya kita pergi liburan bertiga aja. Dari Mojokerto berangkat jam 5 pagi naik motor (dua motor ya, jangan mikir kita boncengan bertiga kayak cabe-cabean :/ )
Lama di jalan mampir Indomaret sambil liatin google maps. Dan ternyata masih jauh banget. Tapi itu gak masalah, anggep aja touring. Nyampai sana sudah pukul 12.00 WIB. Busyet dah, 7 jam kita perjalanan dari Mojokerto ke Pantai Kutang Lamongan. Emang sih kita sering berhenti buat istirahat. Pantat nih gak nahan panasnya duduk kelamaan di motor.

Aku sempat ragu juga nyampai sana udah siang banget. Soalnya kayaknya bakal gagal buat foto-foto. Salah satu tujuan liburannya ya ambil foto-foto. Lumayan buat menghibur diri, sejenak lupakan tanggal jatuh tempo :D

Tiket masuk disana murah banget kok, cuman Rp 3.000,- ditambah parkir untuk motor Rp 2.000,- (gak tau kalo parkir mobil berapa). Berhubung kita datang pas hari Minggu, sudah pasti tempatnya ramai banget pengunjungnya. Kebanyakan sih pasangan anak muda. Ada juga rombongan bawa Elf. Berhubung penasaran dari rumah, kenapa dinamai Pantai Kutang, aku coba tanyain ke petugas loket masuk.

Kenapa dinamakan Pantai Kutang?
Kutang dalam bahasa Jawa berarti Bra/BH. Menurut penduduk sekitar, seringnya ditemukan kutang berserakan di lokasi tersebut. Maka dari itu dinamakan Pantai Kutang.

Lokasi
Kalo kalian mau mengunjungi pantai ini, lokasinya berada di Desa Labuhan Kec. Brondong Kab. Lamongan. Berhubung sekarang jaman udah canggih, jangan lupa pantau Maps biar gak nyasar.

Kalau menurutku sih, pantai ini memiliki banyak keistimewaan. Contohnya saja ombaknya yang tidak besar seperti di pantai-pantai selatan. Jadi kalian tidak perlu kawatir untuk bermain pasir dan menikmati air lautnya. Nah kalo pas airnya lagi surut, batu karang di tepi pantai serta airnya yang biru sangat memanjakan mata.
Foto by Andre Lao --- Keadaan pasir dan air laut

Kalo aku sendiri paling menikmati spot foto pada bagian jembatan. Ya, di Pantai Kutang terdapat jembatan yang sangat indah dijadikan objek foto. Jembatan tersebut memadukan antara warna air laut dengan langit yang sangat indah.
Dibawah ini hasil jepretan-jepretanku yang masih amatir. Semoga artikel ini bisa membantu kalian yang mungkin ingin berwisata di tempat yang belum pernah dikunjungi.
Terima kasih atas waktunya sudah mau membaca tulisanku :)









Andre Lao
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGGAMBAR DENGAN PAINT TOOLS: Color Picker

        Setiap aplikasi pengolah image pasti memiliki fasilitas Paint Tools. Seperti halnya pada GIMP dengan fasilitas Paint Tools yang memiliki banyak manfaat untuk mengolah dan memberi nuansa pada image yang anda buat. Gbr 1. Yang termasuk dalam Paint Tools           Color Picker digunakan untuk memilih warna pada image dan juga untuk mengisi daerah yang memiliki kemiripan warna pada tempat anda menekan mouse. Pada contoh dibawah ini saya ingin menghilangkan background pada image dengan Color Picker (O) dan Paintbrush (B).     Gbr 2. Gambar awal (Avril Lavigne)          Aktifkan tombol Color Picker dan pilih warna biru pada gambar (Gbr 2). Perhatikan bahwa pada Tool Foreground and Background yang semula berwarna default (hitam putih) sekarang menjadi biru sesuai dengan warna yang anda pilih.    Gbr 3. Foreground and Background Color         Sekarang aktifkan Paintbrush Tools (B). sapukan pada gambar gedung sebagai latar. Apa yang terjadi, warna biru menggantikan gambar

Ini Dia Bedanya Undangan Blanko dan Custom Design

Bedanya Undangan Blanko & Custom  --- Banyak sekali yang masih bingung mengenai apa itu undangan blanko dan undangan custom. Secara singkat, undangan blanko itu undangan yang sudah siap template atau kertasnya dan kita tinggal print atau sablon isinya. Sedangkan undangan custom itu undangan yang kita mulai membuatnya dari awal. Mulai dari bikin konsep, desain, cetak, sampai finishing. Jadi undangan custom lebih diuntungkan karena kita bisa menerapkan keinginan kita. Beda dengan blanko yang sudah disediakan templatenya. Kita nggak bisa untuk merubah desainnya walaupun hanya sekedar merubah warna misalnya. Oke, itu dari segi cetak atau proses. Bagaimana dari segi harga? Tentu saja sangat berbeda. Undangan custom jauh lebih mahal dibandingkan dengan undangan blanko. Namanya juga sesuai permintaan kita, jadi sudah jelas yang namanya custom atau sesuai pesanan itu pasti lebih mahal dibandingkan dengan produk jadi. Dan biasanya undangan custom itu harganya ditentukan dari jumlah cet

Melihat Indonesia Dari Pameran Buku

Melihat Indonesia dari Pameran Buku --- Kenapa begitu? Secara singkat, jika ada pameran buku dan ramai pengunjung itu artinya masih ada yang mau membaca. Dan itu artinya Indonesia masih aman. Aman dari semakin anjloknya minat baca masyarakatnya. Seperti kemarin, Senin, 10 Februari 2020, pada Bazar Buku Terbesar di Mojokerto 2020 yang bertempat di Gedung S. Ramelan, Jl.Empunala Kota Mojokerto, begitu masuk parkiran kendaraan, saya melihat beberapa anak berseragam putih abu-abu berada di dalam gedung itu. Hati saya merasa senang begitu melihat mereka. Itu artinya masih ada anak muda yang mau membaca. Entah apapun itu yang dibacanya, yang penting mau membaca. Karena kalau sudah nggak ada minat sama sekali untuk membaca, maka entah apa yang akan terjadi dengan wajah masyarakat kita. Ini hanya pendapat saya, dan saya bukan termasuk kutu buku, tapi setidaknya saya masih mau membaca.  Salah satu teman yang ikut ke lokasi pameran buku Berfoto di depan lokasi pameran Gedung S